Cara Membuat Foto menjadi Kartun dengan Photoshop

 

1)Kalian siapkan gambar atau image, dan buka program photoshopnya.

2)Tentukan gambar yang bersih, supaya mengerjakannya tidak sulit.


3) Kalian duplikat layer background, caranya pilih layer >> duplikat layer (ctrl+J).

 







 

 

 

4) Pilih Filter >> Artistic >> Poster Edges 

5) Muncul tampilan seperti ini, kemudian kalian atur resolution nyaEdge Thickness = 10, Edge Inthensity = 4, dan Posterization = 0 



6) Selanjutnya, pilih icon new layer dan pilih Film Grain perhatikan gambar di bawah;

Atur resolution nya Grain = 0, Highlight Area = 11, dan Intensity = 10 



7) Kemudian kalian pilih icon new layer sekali lagi, namun sekarang kita pilih cutout, kalian atur resolusi nya, Number of Levels: 8, Egde Simplicity: 2, dan Egde Fidelity: 3 kemudian klik Ok.



8) Langkah terakhir, kalian harus membuat image terlihat lebih halus. Dengan menggunakan tools brush seperti yang di tunjukan gambar di bawah.



9) Sekarang kita harus menghilangkan bintik-bintik yang ada pada image tersebut dengan menggunakan tools yang ada di atas. Langkah awal yaitu;

Klik alt pada warna yang ingin kalian haluskan pada image yang berbintik bintik, 

Nah, sekarang kalian beri warna. 


 


10) Hasil akhirnya adalah seperti berikut: 


Selesai,dan Foto siap di upload ke Facebook atau twitter Anda...


Sumber : 
http://getilmuphotoshop.blogspot.com

Mengapa Pesawat Bisa Terbang?


Pernahkah adik-adik berpikir, sebuah pesawat terbang dengan berat berton-ton dapat melayang di udara? Apa yang menyebabkan pesawat terbang tetap berada di udara dan tidak jatuh? Bagaimanakah proses terbang terjadi? boleh jadi banyak diantara kita pun masih belum memahaminya. Yuks kita simak penjelasan berikut ini…

Pada awalnya manusia menganggap bahwa untuk bisa terbang maka kita harus melakukannya sebagaimana burung terbang. Para penemu pesawat, yang pertama kali menciptakan pesawat, diilhami oleh burung yang terbang dengan mengepakkan sayapnya. Maka pesawat juga diberi sayap. Tapi, sayap pesawat bukan berarti untuk dikepak-kepakkan seperti sayap burung.

Kegunaan sayap pada pesawat adalah untuk membuat perbedaan kecepatan angin di atas badan pesawat dan di bawah badan pesawat. Kecepatan angin di atas badan pesawat lebih cepat daripada kecepatan angin di bawah. Pesawat pada saat terbang akan menghadapi beberapa hambatan, diantaranya hambatan udara, hambatan karena berat badan pesawat itu sendiri, dan hambatan pada saat menabrak awan.

Oleh karena itu, pesawat terbang dirancang sedemikian rupa sehingga hambatan udaranya sekecil mungkin.

Selama penerbangan, ada empat gaya yang bekerja. Pertama, yaitu gaya angkat atau gaya ke atas. Kedua, gaya berat atau gaya ke bawah. Ketiga, gaya maju/ gaya dorong. Dan keempat, gaya ke belakang/ gaya hambatan. Nah, gaya angkat dan gaya maju/ gaya dorong merupakan gaya kunci untuk penerbangan. Kedua gaya itu diperhitungkan untuk mengatasi gaya berat dan gaya ke belakang/ gaya hambatan. Gaya maju ini menarik pesawat ke arah depan. Gaya maju ini diperoleh dari putaran baling-baling mesin atau dorongan mesin jet. Nah, karena adanya gaya-gaya ini akhirnya pesawat dapat terbang deeh...